SELAMAT DATANG


Mari Berbagi Pengetahuan
Indonesia dan Politik
Image by Cool Text: Logo and Button Generator - Create Your Own Logo

Laman

Tampilkan postingan dengan label trik dan tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trik dan tips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juli 2011

Widget Blog gratis

MP3
Tidak seperti Ipod, yang satu ini lebih sederhana dan terfokus pada satu lagu saja. Untungnya untuk mendapatkan kodenya anda tidak perlu mendaftar jadi tidak usah pusing. Caranya?
1. Login ke alamat http://divine-music.info/
2. Pilih jenis music yang kamu sukai lalu pilih nama artisnya.
3. Segera Copy Code HTMLnya dan paste di Elemen halaman Blog kamu.

Peta Kampung
Fungsi pihak ketiga ini tidak terlalu penting. Kecuali untuk anda yang rindu pada kampung halaman dapat menggunakannya. Tampilannya sangat menarik, cukuplah untuk menarik visitor agar betah. Untuk mendapatkan kodenya anda diwajibkan mendaftar terlebih dahulu. Untuk mendaftar ikuti instruksi berikut:
1. Browsing ke http://feedmap.net
2. Click “Explore Blog”.
3. Pilih Negara anda (dalam hal ini adalah INDONESIA) dengan cara mencarinya dipeta
4. Setelah ketemu perbesar dengan cara meng-click 2 kali pada target wilayah.
5. Click kanan pada profinsi yang diinginkan lalu pilih “ add blog”
6. Isikan alamat blog anda lalu Click “Submit”
7. Copy code HTML nya dan paste di blog anda

Statistic and tracker
http://sitemeter.com adalah salah satunya. Laporan akan dikirim tiap minggunya langsung kealamat email anda. kelebihannya adalah karena anda dapat mengetahui asal muasal pengunjung sebelum terjebak di Blog anda. Untuk mendaftar ikuti instruksi berikut:
1. Browsing ke http://sitemeter.com
2. Isikan semua data yang diminta pada kotak yang tersedia.
3. Dihalaman “Manage”(dibawah link “adding site meter to your site”), click “introduction”. Lalu pilih server blog anda (cth: blogger.com)
4. Copy Code HTML nya dan paste di Elemen halaman>Gadget baru>HTML&java script.

Yang kedua adalah geovisite yang beralamat di http://www.geovisite.com. Kelebihannya dibandingkan dengan sitemeter terletak pada banyaknya model yang dapat anda pilih. Selain itu data/laporan jumlah pengunjung tidak dikirim ke email anda. anda dapat melihat traffic pengunjung jika mengunjungi langsung blog anda…cukup simple sih. Tidak hanya itu, asal/negara visitor pun dapat anda ketahui.

Games
Cukup dengan masuk ke alamat situsnya di http://www.gamesgames.com/game-for-your-site/. Kemudian klik tombol Get It. Segera kopi kode HTML/JavaScript-nya. Jangan memasang kodenya di bagian sidebar karena bentuknya yang terlalu besar. Hal itu dapat menyebabkan blog anda melorot. Untuk menerbitkannya lakukan cara berikut. Masuk ke menu Posting>new Post> klik bagian HTML edit. Kopi kodenya dibagian editor lalu publikasikan. Biasanya ada pesan yang mengatakan kalau terjadi kesalahan pada penulisan kode. Tetapi cuekin aja. Klik pada bagian “berhenti menunjukkan kesalahan judul atau body HTML untuk posting ini”. lalu terbitkan kembali.

Shoutmix
Buku tamu ini memiliki fungsi yang sama dengan buku tamu yang terdapat di resepsi pernikahan, yaitu untuk mengetahui tangggapan mereka dan kadang diselewengkan oleh blogger sebagai sarana blog walking. Cara pendaftarannya tidaklah terlalu sulit. Ikuti saja instruksi berikut..
1. Masuk ke URL , http://shoutmix.com
2. Isikan data-data yang diminta pada kotak yang tersedia.
3. Di halaman konformasi, click tulisan “go to my control panel now”.
4. Dibawah “quick start”, click tulisan “Get Codes >>Place Shoutbox on My web Page”.
5. Copy code HTML yang ada. Masuk ke menu Templates>Elemen halaman>Gadget baru>HTML&java script, lalu paste disitu.

Kamus Online
Berbeda dengan google translator, yang satu ini lebih sederhana. Kelebihan lainnya karena tidak diperlukan proses pendaftaran sama sekali
1. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah masuk ke alamat URL nya (http://www.kamus.net)
2. Segera Copy Code HTML nya dan paste di blog anda.

Jam Dinding
Pasang jam didinding sudah biasa, tetapi jika pasang jam dinding di blog? Itulah uniknya. Dengan widget ini anda dapat memantau waktu. Mendaftar?
1. Browsing ke http://clicklink.com
2. Segera Copy Code HTML ytang anda dapatkan lalu paste di blog anda.

Jumat, 15 Juli 2011

SEJARAH KOPI


SEJARAH KOPI
Sejarah kopi telah dicatat sejauh pada abad ke-9. Pertama kali, kopi hanya ada di Ethiopia, dimana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran tinggi. Akan tetapi, ketika bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya, biji kopi pun telah meluas sampai ke Afrika Utara dan biji kopi disana ditanam secara massal. Dari Afrika Utara itulah biji kopi mulai meluas dari Asia sampai pasaran Eropa dan ketenarannya sebagai minuman mulai menyebar.[1]
Kopi memiliki istilah yang berbeda-beda. Pada masyarakat Indonesia lebih akrab dengan sebutan kopi, di Inggris dikenal coffee, Prancis menyebutnya cafe, Jerman menjulukinya kaffee, dalam bahasa Arab dinamakan quahwa.
Sejarah kopi diawali dari cerita seorang penggembala kambing Abessynia yang menemukan tumbuhan kopi sewaktu ia menggembala, hingga menjadi minuman bergengsi para aristokrat di Eropa. Bahkan oleh Bethoven menghitung sebanyak 60 biji kopi untuk setiap cangkir kopi yang mau dinikmatinya. Sejak penemuan tumbuhan kopi tersebut kemudian seorang sufi Ali Bin Omar dari Yaman menjadikan rebusan kopi sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya. Sehingga pada waktu itu kopi mendapat tempat terhormat di kalangan masyarakat negeri itu. Dari khasiat kopi tersebut akhirnya membawa kemakmuran bagi pemilik-pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi, pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia tanaman minuman beraroma khas itu ditanam.
Banyaknya khasiat yang didapat dari kopi, sehingga penyebarannya cukup pesat terutama di benua Eropa. Di Salerno, Italia, kopi telah dikenal pada abad kesepuluh. Setelah itu berlanjut dengan pembukaan kedai kopi bernama Botega Delcafe pada tahun 1645 yang kemudian menjadi pusat pertemuan cerdik pandai di negara pizza tersebut.
Di Kota London, coffee house pertama dibuka di George Yard di Lombat Sreet dan di Paris, kedai kopi dibuka pada tahun 1671 di Saint Germain Fair. Sedangkan di Amerika, kopi dijadikan sebagai minuman nasional di Amerika Serikat dan menjadi menu utama di meja-meja makan pagi. Meskipun perkembangan kopi begitu pesat pada abad-abad itu tetapi orang-orang Arab telah lebih dulu memonopolinya sebagai tanaman, dan mereka hanya mengekspor kopi yang sudah digoreng atau digonseng.
Sedangkan penyebaran tumbuhan kopi ke Indonesia dibawa seorang berkebangsaan Belanda pada abad ke-17 sekitar tahun 1646 yang mendapatkan biji arabika mocca dari Arabia ke Jakarta. Kopi arabika pertama-tama ditanam dan dikembangkan di sebuah tempat di timur Jatinegara, yang menggunakan tanah partikelir Kesawung yang kini lebih dikenal Pondok Kopi.
Kemudian kopi arabika menyebar ke berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Bogor, Sukabumi, Banten, dan Priangan, melalui sistem tanam paksa. Setelah menyebar ke Pulau Jawa, tanaman kopi kemudian menyebar ke daerah lain, seperti Pulau Sumatera, Sulawesi, Bali, dan Timor. “Bahkan kopi arabika yang semula ditanam di Brasil (negara produsen kopi terbesar di dunia) konon bibitnnya berasal dari Pulau Jawa,” ungkap Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Timur Mudrig Yahmadi.
Dalam sejarahnya, Indonesia bahkan pernah menjadi produsen kopi arabika terbesar di dunia, walaupun tidak lama akibat munculnya serangan hama karat daun. Serangan hama yang disebabkan cendawan hemileia vastatrix tersebut menyerang tanaman kopi di Indonesia sekitar abad ke-19. Meskipun demikian, sisa tanaman kopi arabika masih dijumpai di kantong penghasil kopi di Indonesia, antara lain dataran tinggi Ijen (Jatim), tanah tinggi Toraja (Sulsel), serta lereng bagian atas pegunungan Bukit Barisan (Sumatera), seperti Mandailing, Lintong dan Sidikalang (Sumut) serta dataran tinggi Gayo (DI Aceh).
Perjalanan kopi bukan begitu saja menjadi salah satu minuman dunia yang disenangi. Di Italia, pendeta-pendeta melarang umatnya minum kopi dan menyatakan bahwa minuman kopi itu dimasukkan sultan-sultan muslim untuk menggantikan anggur. Bukan hanya melarang tetapi juga menghukum orang-orang yang minum kopi. Bahkan, tahun 1656, Wazir dan Kofri, Kerajaan Usmaniyah, mengeluarkan larangan untuk membuka kedai-kedai kopi. Bukan hanya melarang kopi, tetapi menghukum orang-orang yang minum kopi dengan hukuman cambuk pada pelanggaran pertama. Tetapi bertahun-tahun kemudian, pelarangan minum kopi di Timur Tengah lambat-laun terkikis, sehingga jika seorang suami melarang istrinya minum kopi, si istri tersebut bisa memakai alasan ini untuk minta cerai.
Di Swedia, konon Raja Gustaff ke II pernah menjatuhkan hukuman terhadap dua orang saudara kembar. Yang satu hanya dizinkan meminum kopi dan yang satu lagi diizinkan hanya teh. Siapa yang terlebih dahulu mati, maka dialah yang bersalah dalam satu tindak pidana yang dituduhkan terhadap mereka. Ternyata yang mati duluan adalah peminum teh pada usia 83 tahun. Sejak itu orang-orang Swedia berbalik menjadi peminum kopi paling fanatik yang ada di dunia, sehingga sampai sekarang negara-negara Skandinavia kini peminum kopi tertinggi per kapita di dunia. Setiap orang bisa menghabiskan 12 kg lebih per tahun dibanding dengan di Indonesia yang hanya 0,6 kg per tahun. Begitu bergengsinya minuman kopi ini, hingga Raja Frederick Agung dari Rusia pada tahun 1777 hanya memperbolehkan kalangan atas atau kelas bangsawan saja untuk menunjukkan kearistokratan kopi.[2]
SEJARAH KOPI DI INDONESIA
Ditahun 1696, Gubernur Belanda di Malabar mengirimkan biji kopi ke Gubernur Belanda di Batavia, pengiriman pertama hilang karena banjir yang terjadi di Batavia, pengiriman kedua dilakukan tahun 1699. Eksport kopi pertama dilakukan tahun 1711 oleh VOC, dalam tempo 10 tahun eksport meningkat sampai 60 ton/tahun, Indonesia adalah tempat perkebunan pertama diluar Arabia dan Ethiopia dan VOC memonopoli perdagangan kopi ini dari tahun 1725 sampai 1780. Ditahun 1700an harga kopi yang dikirim dari Batavia sekitar 3 Guilder/kg di Amsterdam dan itu sama dengan beberapa ratus USD/Kg dengan kurs saat ini, harga kopi memang sangat mahal saat itu. Akhir abad 18 harga kopi mulai turun menjadi 0.6 Guilder/Kg sehingga kopi bisa diminum untuk kalangan yang lebih luas lagi. Terlihat bahwa perdagangan kopi sangat menguntungkan VOC, tetapi tidak bagi petani kopi di Indonesia saat itu karena diterapkannya sistem cultivation [Cultuurstelsel]. VOC kemudian melebarkan sayap dengan menanam kopi diluar Jawa seperti di Sumatra, Bali, Sulawesi dan Timor. Di Sulawesi mulai ditanam tahun 1750, di dataran tinggi Sumatra Utara dekat Danau Toba ditanam sekitar tahun 1888 dan di Gayo, Aceh dekat danau laut tawar ditahun 1924.